Berita, Artikel, Info, Harga

Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Pakai Solar Biofuel? Imbangi dengan Oli Khusus



Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 12/2015 mengatur tentang penyediaan, pemanfaatan, dan tata Niaga Bahan Bakar Nabati (Biofuel) sebagai Bahan Bakar Lain. Penggunaan bahan bakar yang dipasarkan di Indonesia harus dicampurkan dengan biofuel.

"Peraturan tersebut mengharuskan bahan bakar yang dijual di Indonesia memiliki campuran biofuel yang kita sebut sebagai Fatty acid methyl esters (FAME). Sejak Januari 2016, bahan bakar untuk sektor transportasi, industri, dan komersial harus mengandung FAME 20 persen," ujar Lubricants Product Development PT Pertamina Lubricants, Mia Krishna A, pada acara Media Gathering Pertamina Lubricants Jumat malam (27/06/2016) di Hotel Fairmont Jakarta.

"Jadi saat ini semua bahan bakar solar yang dijual di Indonesia setiap satu liter, 20 persennya adalah FAME. Tidak cuma punya Pertamina saja, tapi semua penjual solar di Indonesia sesuai dengan instruksi pemerintah," terangnya.

Wanita energik itu melanjutkan bahwa efek lain penggunaan biofuel adalah dapat merusak mesin jika mesin tidak dirawat dengan baik. Pemilik kendaraan perlu secara rutin mengecek kendaraannya agar mesin tetap terjaga dan performanya tetap terjaga.

"Kekurangan biofuel ini menyebabkan larutan kotoran pada tangki dapat terbawa ke mesin. Kemudian sifatnya yang mudah menyerap air hingga bakteri bisa tumbuh dan menghasilkan lumpur dan asam," lanjut Mia.

Data hasil ujicoba penggunaan bahan bakar biofuel dengan berbagai pelumas. Doc Pertmina Lubricants


Disarankan untuk pengguna bahan bakar solar, untuk rutin mengganti filter bensin secara berkala, melakukan perawatan sistem injeksi, dan memeriksa level pelumas secara berkala. Kedua komponen tersebut yang secara langsung menyaring lumpur dan asam sebelum masuk ke oli.

"Kemudian pakai juga pelumas khusus yang di desain untuk mesin berbahan bakar biodiesel.
Jika terkena campuran FAME, pelumas ini tidak mudah rusak karena komposisi di dalamnya yang didesain tahan biodiesel."

Biofuel atau campuran FAME memiliki karakteristik merusak pelumas jika sampai ke ruang oli. Pelumas akan menjadi semakin kental karena adanya kandungan sulfur dan akhirnya merusak mesin karena terlalu kental.

Selain pelumas milik Pertamina, para pengguna mesin diesel bisa juga memilih milik swasta yang menawarkan keunggulan perlindungan mesin secara menyeluruh, khususnya dari endapan karbon.


Sumber: https://www.medcom.id/otomotif/tips/PNgOaBLN-pakai-solar-biofuel-imbangi-dengan-oli-khusus
Share:

Filter Solar Tambahan Pada Mesin Diesel, Lebih Baik Atau Hanya Mitos?


Opini tentang cara merawat, penyebab, dan mengatasi kerusakan mesin yang masih simpang siur seringkali mengkhawatirkan bagi para pemilik mobil yang menginginkan mesinnya tetap dalam kondisi optimal.
Mesin diesel yang terkenal ‘bandel’ pun dapat mengalami masalah jika penanganannya tidak tepat, bahkan jika masalah hanya disebabkan oleh benda seperti filter solar.



Namun ada sebuah alternatif dengan mengaplikasikan filter solar yang berasal dari alat berat seperti jenis loader atau excavator untuk ditandem dengan filter solar standar mobil.
“Karena mayoritas mobil diesel dengan kategori premium seperti Mercedes Benz G-Class memiliki harga filter solar yang relatif mahal, maka banyak dari pemilik yang membawa filter solar tambahan untuk didobel dengan filter solar orisinilnya,” buka Wie Wie Rianto.


Ia mengatakan bahwa tujuannya adalah penyaringan yang lebih baik terhadap kotoran yang berasal dari bahan bakar kendaraan. Seperti yang dikemukakan oleh Wie Wie Rianto, kualitas bahan bakar pun menentukan umur dari filter solar itu sendiri.
“Saya menyimpulkan bahwa mobil dengan bahan bakar Bio Solar memiliki masa pakai yang lebih singkat dibanding mobil yang menggunakan bahan bakar Pertamina Dex atau yang sejenisnya,” ungkap Wie Wie.



Meskipun tertulis dalam buku manual mobil bahwa filter solar dapat digunakan hingga 100.000km, pada praktiknya, Wie Wie seringkali mendapati bahwa filter tersebut sudah dipenuhi residu berwarna hitam yang berasal dari buruknya kualitas bahan bakar kita pada 10.000km pertama.
“Jika hal tersebut dibiarkan berlarut-larut, akan menyebabkan mesin sulit menyala karena sistem pengiriman bahan bakar menuju mesin terhambat oleh kotoran,” jelas Wie Wie.

Namun, menurutnya pada mobil tertentu seperti Toyota Innova dan Fortuner, masalah itu dapat diatasi sementara dengan cara membersihkan filter tersebut menggunakan bensin hingga kotoran yang menghambat dapat berkurang.
“Namun, saya tetap menyarankan untuk segera menggantinya dengan yang baru, karena cara tersebut sifatnya hanya sementara dalam keadaan darurat. Menunda perbaikan filter solar dapat menimbulkan efek negatif seperti mesin sulit menyala hingga mogok,” tegasnya.
Lain halnya dengan Wie Wie, Theodorus Ong Surya Jaya yang akrab dipanggil Teddy dari bengkel Rev Engineering Jakarta Barat berpendapat, kualitas bahan bakar solar di daerah Jabodetabek tidak begitu berdampak buruk bagi mesin. Menurutnya, asalkan perawatan dilakukan secara rutin mesin mobil akan memberikan performa optimal.
Namun, ia pun mengaku tetap menyediakan jasa bagi pelanggan yang ingin mengaplikasikan filter tambahan yang dimaksud. “Di mesin dengan spesifikasi standar pabrik, aplikasi filter solar tambahan tidak masalah untuk penggunaan sehari-hari. Justru saya seringkali menemukan masalah sulit idle di mesin diesel berspesifikasi balap karena tekanannya sudah tidak sesuai standard pabrik,” papar Teddy.
Baik Teddy maupun Wie Wie menyarankan agar aplikasi filter solar tambahan diikuti dengan penambahan electric pump untuk meringankan kinerja pompa bahan bakar standar mobil. “Pemasangannya tidak begitu rumit, kita sesuaikan dudukan menggunakan custom bracket sesuai jenis mobilnya lalu kita pasang nepel jalur masuk dan keluar bahan bakar,” jelas Teddy yang memberikan estimasi total biaya Rp 500 ribu untuk aplikasi filter solar tambahan yang bersifat universal tersebut.
“Kita biasanya tidak stok unit filter solar tambahan karena rata-rata para pelanggan yang membawanya sendiri. Untuk mendapatkannya cukup mudah, tinggal beli saja di toko yang biasa menjual perlengkapan kendaraan alat berat seperti LTC Glodok, tapi kalau pelanggan yang meminta kita yang menyediakan juga bisa,” tutup Teddy.

Sumber: https://kabaroto.com/post/read/filter-solar-tambahan-pada-mesin-diesel-lebih-baik-atau-hanya-mitos

Share:

Manajemen Bahan Bakar pada Alat Berat




Solar atau bensin (aliphatic hydrocarbon) merupakan bahan bakar hidrokarbon tak terbarukan yang terbuat dari minyak bumi. Terbentuk dari sisa tanaman dan binatang (diatom) yang hidup ratusan juta yang disebut fosil. Dengan tekanan ekstrim dan suhu tinggi, sisa organisme ini akan menjadi campuran hidrokarbon cair (senyawa kimia organik dari hidrogen dan karbon) yang kita sebut sebagai minyak mentah.

Banyak pemilik Excavator, traktor, dan alat berat sejenis ditanah air tidak mengerti, bahwa dalam struktur kimiawi bahan bakar terkandung unsur molekul yang disebut “Energi Potensial”, Disaat bahan bakar meninggalkan kilang minyak ( Refinery ) maka bahan bakar tersebut mengalami perubahan penurunan ( degradasi ) kualitas dan kehilangan energy potensialnya yang disebabkan oleh proses oksidasi dan pertumbuhan mikroorganisme. Dengan masa penyimpanan yang lama dan pengaruh lingkungan maka bahan bakar akan berubah menjadi semacam pernis yang mengental pekat. Sehingga output dari kualitas bahan bakar bilamana masuk dalam ruang pembakaran mesin menghasilkan performa kualitas sebagai berikut:
1. Pembakaran terbuang sia-sia melalui pipa knalpot  
2. Hasil pembakaran tidak maksimal 
3. Pembakaran hanya menciptakan tingginya emisi 
4. Tarikan gas jadi berat tapi tenaga mesin melemah
5. Otomatis bahan bakar jadi boros terbuang percuma
6. Menciptakan kerak karbondioksida pada ruang bakar mesin
7. Injector atau Piranti sparepartmesin jadi rusak
8. Dalam waktu singkat mesin pasti bermasalah
 

Minyak diesel untuk alat berat sebaiknya menggunakan jenis High Speed Diesel (HSD) Atau jenis minyak diesel performa tinggi. Solar jenis ini mampu menggerakkan mesin diesel alat berat yang bekerja pada putaran tinggi (di atas 1000 RPM).
Diesel Commonrail Direct Injection adalah kategori mesin ber-rasio kompresi tinggi (tekanan tinggi 17,0:1) tidak dibenarkan pakai minyak diesel performa rendah. Hanya dibenarkan pakai minyak solar performa tinggi, yaitu solardex atau biosolar include penyempurna solar. Spesifikasi minyak diesel performa tinggi: angka cetana yaitu minimal 48, Sulphur content maksimal di 0,35%, partikulat maksimal 10 mg/l. Angka cetana berkaitan dengan kemampuan bahan bakar terhadap putaran mesin yang tinggi. Sulphur content untuk emisi dan kesehatan catalytic converter, particulate untuk menilai tingkat kebersihan bahan bakar

Akibat pakai minyak diesel performa rendah: tarikan jadi berat, keluar asap hitam, otomatis solar jadi boros, injector cepat rusak, ruang bahan bakar penuh dengan kerak karbon, dampak terburuknya piston jebol dan injector buntu. Viskositas dan densitas secara langsung dikaitkan dengan performa mesin, emisi dan umur mesin. Viskositas dan densitas rendah mengurangi output power, karena fuel juga harus berfungsi sebagai pelumas terhadap komponen-komponen fuel system. Jika kinematic viscosity lebih rendah daripada 1.4 cSt akan mempercepat kerusakan (scuffing dan seizure) pada pompa injeksi, injector, dll. Interval viscosity dan density yang dianjurkan adalah: Bila tidak memungkinkan pakai jenis solar tersebut diatas lantaran harganya mahal maka bisa dikonversi dengan teknologi alat katalisator logam
• Viscosity : 1.5cST -- 4.5 cSt pada 400C 
• Density : 810 -- 860 kg/m3 pada 15
 Sementara untuk perawatannya disarankan untuk mengganti oli mesinnya secara teratur sesuai jadwal. PT. United Tractors Tbk sebagai perusahaan distributor alat-alat berat terbesar tentunya juga menyediakan oli asli berkualitas baik dan sesuai dengan spesifikasi dan standar High speed Diesel seperti KGO komatsu oil yang bisa diaplikasikan pada semua unit komatsu. Jangan lupakan juga penggantian rutin filter udara, filter oli serta filter solarnya. United Tractors juga memberikan kemudahan perawatan dengan menawarkan paket oil drum beserta filter oli dengan harga yang terjangkau serta menyediakan layanan bengkel service seperti kalibrasi pompa injeksi dan nozel apabila dirasa performa mesin mulai menurun (umumnya dilakukan antara 50.000 km sampai dengan 100.000 km sekali). Hanya dengan melakukan hal ini maka mesin diesel akan selalu memberikan performa yang senantiasa maksimal.

Penggunaan minyak diesel performa tinggi (HSD) atau solar biasa include Katalisator converter adalah faktor utama dalam perawatan mesin alat berat. Hal ini karena dengan menggunakan minyak diesel berkualitas tinggi akan menjaga keawetan mesin.

Keuntungan menggunakan minyak diesel yang berkualitas: 
1. Putaran mesin menjadi lebih ringan 
2. Injector otomatis terawat jadi awet 
3. Spare part menjadi lebih awet
4. Temperatur mesin terjaga, mesin tidak overheat 
5. Mesin tidak mengalami detonasi
6. Produktifitas terjaga, pekerjaan lancar



sumber: https://www.klikut.com/content/manajemen-bahan-bakar-pada-alat-berat
Share:

Ini Bedanya BBM Subsidi dan Non-Subsidi



Membahas soal kenaikan harga BBM pasti nggak ada habisnya bro-sis, setelah harga BBM subsidi alias premium naik tanggal 18 November 2014 kemarin sebesar Rp 2.000, kericuhan terjadi dimana-mana bahkan bikin warga lain merasa resah.

Seperti biasa nih bro-sis, momen sebelum naiknya harga premium, para pemilik kendaraan bermotor bahkan rela bermalam demi mengisi tangki bahan bakarnya hingga penuh dengan harapan detik-detik terakhir bisa merasakan harga premium sebelum naik.

Tapi suka nggak suka nih, sebenarnya kendaraan bermotor keluaran terbaru sebenarnya dibuat untuk mengonsumsi bahan bakar non-subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus. Tapi sebelum bro-sis buru-buru mengambil keputusan buat menggunakan BBM subsidi atau non subsidi, yuk pahami lebih jauh perbedaannya... :baru

1. Premium



Bahan bakar Premium punya warna kekuningan yang jernih. Bahan bakar ini merupakan BBM untuk kendaraan bermotor yang paling populer di Indonesia sebab harganya yang paling murah di antara bahan bakar lainnya. Premium merupakan BBM dengan oktan atau Research Octane Number (RON) terendah di antara BBM untuk kendaraan bermotor lainnya, yakni hanya 88. Biasanya digunakan untuk bahan bakar kendaraan bermotor bermesin bensin, seperti mobil, sepeda motor, motor tempel, dan lain-lain. Namun sayang, BBM jenis ini punya kelemahan yang menyebabkan mesin mengalami knocking atau paling sering adalah mesin timbul gejala 'ngelitik'.. :horor

2. Pertamax



Bahan bakar pertamax merupakan produk BBM dari pengolahan minyak bumi yang dihasilkan dengan penambahan zat aditif dalam proses pengolahannya di kilang minyak. Pertamax pertama kali diluncurkan pada tahun 1999 sebagai pengganti Premix 98 karena unsur MTBE yang berbahaya bagi lingkungan. Pertamax direkomendasikan untuk kendaraan yang diproduksi setelah era 90-an, soalnya punya nilai oktan 92. Meski harga jual pertamax lebih mahal ketimbang premium, oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi dari premium. Pertamax . Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal karena BBM digunakan secara optimal. :baru

3. Pertamax Plus



BBM dengan oktan lebih tinggi dari pertamax, Pertamax plus merupakan bahan bakar yang memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax plus adalah bahan bakar untuk kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi Electronic Fuel Injection (EFI), Variable Valve Timing Intelligent (VVTI), (VTI), Turbochargers, dan catalytic converters. BBM ini punya keunggulan, bebas timbal dan punya nilai oktan 95. Oktan atau Research Octane Number (RON) yang lebih tinggi ini bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Selain itu, bisa membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, dan ruang bakar yang dapat menurunkan performa mesin kendaraan. BBM ini ditujukan untuk kendaraan yang berteknologi tinggi dan ramah lingkungan. :baru 





sumber::https://www.lintas.me/otomotif/other/editor/yuk-pahami-beda-bbm-subsidi-dan-non-subsidi
Share:

Lebih Dekat dengan Industri Hulu Migas


Industri Hulu Migas (Minyak dan Gas) termasuk industri dengan tingat resiko yang tinggi, sehingga berbanding lurus dengan hasil eksplorasi dan eksploitasi yang dihasilkan. Sampai saat ini sektor migas tetap menjadi penyumbang pendapatan negara Indonesia yang terbesar setelah pajak. Sedangkan di sisi lain, ketika harga minyak dunia turun drastis hingga di level terendahnya 47 dollar AS sejak April 2009, dan mulai naik secara bertahap. Apakah dengan turunnya harga minyak dunia akan berpengaruh terhadap roda perekonomian Indonesia, mari kita mengenal lebih dekat industri hulu Migas Indonesia.

REGULASI PEMERINTAH

Pemerintah dalam hal ini SKK Migas sebagai stake holder adalah mengatur rencana penyelenggaraan kegiatan usaha migas seperti dikutip di bawah ini.

Gambar 1. Peraturan Pemerintah
Dari azas dan tujuan sebagaimana di atas dapat disimpulkan bahwa tujuan utama pengelolaan migas adalah untuk pemanfaaatan sebesar-besarnya demi kemakmuran masyarakat Indonesia.

GAMBARAN UMUM KEGIATAN USAHA MIGAS

Secara umum kegiatan industri migas dapat dibagi menjadi 2, yaitu industri hulu (upstream) dan hilir (downstream). Kegiatan di hulu meliputi survey, eksplorasi, pengeboran, baik oleh struktur terpancang maupun terapung. Jika didapatkan hasil minyak atau gas, selanjutnya adalah kegiatan produksi. Dari produksi ini dapat diangkut oleh kapal pengangkut atau oleh pipa penyalur menuju darat untuk dipisahkan minyak atau gasnya yang nantinya menghasilkan bensin, solar, minyak tanah, dan lain-lain. Bisa juga dari minyak mentah atau barang setengah jadi itu langsung diekspor ke luar negeri dan menghasilkan devisa negara atau dikirim ke kilang pemisahan. Inilah tahap kegiatan hulu. Sedangkan tahap kegiatan hilir adalah. Hasil minyak mentah yang diangkut oleh kapal maupun pipa penyalur dikirim ke kilang minyak(refinery). Setelah menjadi bahan bakar yang siap digunakan maka selanjutnya dapat diekspor ke luar negeri atau didistribusikan dalam negeri. 



Gambar 2. Alur Bisnis Usaha Hulu Migas

Alur bisnis migas ini memang panjang, dan kegiatan hulu yang akan dibahas di sini memiliki potensi resiko yang paling tinggi dan biaya besar. Perlu diketahui bahwa minyak dan gas adalah senyawa carbon fosil makhluk hidup sehingga cadangan-cadangan minyak semakin lama semakin sedikit. Perlu adanya upaya untuk mempertahankan produksinya

TREN CADANGAN MINYAK DUNIA
 "berapa sih cadangan minyak dunia saat ini ? "

Berdasarkan studi oleh Rystad Energy data, bahwa cadangan minyak dunia tahun 1980 - 2010 memiliki tren menurun Data Grafik Global Discovered Reserves (Pencarian cadangan Minyak Global) baik eksplorasi minyak di darat (onshore) maupun di laut (offshore) dengan kedalaman kurang dari 300 m hingga kedalaman lebih dari 1000 m terlihat tren menurun baik dari sumber minyak dan gas di darat maupun di laut.

 
Gambar 3. Cadangan Minyak Global

BERAPA CADANGAN MINYAK dan GAS KITA SEBENARNYA

Melihat dari tren cadangan minyak dunia yang menurun dari tahun ke tahun. Begitu pula dengan Indonesia. Berdasarkan BP Statistical Review 2014 Cadangan minyak Indonesia adalah 3.7 BBO (Miliar Barel) dari sumber yang sama pula, Indonesia memiliki cadangan gas dengan total 103. 3 TCF (trilliun feet kubik). Terlihat cadangan minyak Indonesia ini besar sekali, akan tetapi bagaimana jika dibandingkan dengan dengan cadangan minyak secara global. Cadangan minyak Indonesia yang sebesar 3.7 BBO (Miliar Barel) hanya sekitar 0.2% dari cadangan minyak dunia. Sedangkan cadangan gas Indonesia yang sebesar 103. 3 TCF (trilliun feet kubik) hanya sekitar 1.6% dari cadangan gas dunia.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_31.jpg

Gambar 4. 20 peringkat Cadangan Minyak dan gas Dunia


Di lain pihak jumlah penduduk di Indonesia yang besarnya sekitar 240 juta (sumber Badan Pusat statistik) tidak berimbang dengan produksi saat ini. Peringkat cadangan di atas Indonesia dalam hal cadangan minyak adalah Norway dengan cadangan sebesar 10 miliar barrel serta jumlah penduduk berkisar 8 juta saja.

TREN PEMBIAYAAN


Cadangan minyak dunia yang semakin lama semakin sedikit karena eksplorasi dan eksploitasi. Bagaimana dengan pembiayaan industri Hulu Migas. Berdasarkan Oil and Gas Capital Expenditure Outlook, H1 2012 by Global data mengatakan bahwa kebutuhan akan energi diprediksikan naik hingga 50% selama 30 tahun ke depan. Dalam konteks Pembiayaan kegiatan Hulu Migas meningkat sejalan dengan Permintaan kebutuhan energi. Hanya berselang 1 tahun, yaitu (2012-2013) kenaikan biaya di industri ini mencapai 15, 9 persen. Dari harga untuk tahun 2012 sebesar US$ 1,036 juta dan tahun 2013 US$ 1,201 juta. Lihat Gambar 5.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_08.jpg

Gambar 5. Perkiraan Penanaman Modal MInyak dan Gas


Beberapa variabel kenaikan dalam industri hulu migas berdasarkan sumber Energy Funds Advisors Analysis menyatakan bahwa tren kenaikan biaya untuk periode 2020 adalah pada permasalahan geologi, yaitu pada cadangan minyak itu sendiri yang semakin lama semakin berkurang sehingga akan terdampak pada sektor lainnya. Permasalahan yang dapat mengakibatkan kenaikan biaya industri hulu akibat dari penurunan cadangan minyak adalah lokasi. Perlunya lokasi-lokasi baru karena umur untuk akhir dekade ini telah mencapai usia tua. Sehingga pencarian lokasi sumur perlu dilakukan. Tidak mudah mencari cadangan minyak baru karena membutuhkan teknologi, inovasi yang berbeda, sedangkan riset terus dilakukan.
Penentuan lokasi tidak secara mudah ditemukan. Minyak merupakan sebuah benda yang keluar dari bawah, dengan masa jenis minyak lebih ringan daripada air, begitu juga dengan gas yang masa jenisnya lebih kecil lagi. Secara beurutan massa jenis dan kerapatan senyawanya dari yang terkecil adalah gas -> Minyak -> Air. Sehingga secara otomatis gas akan keluar lebih dahulu selanjutnya minyak. Karena minyak terdapat di antara retakan dan cekungan dalam tanah, Pencarian minyak di dalam tanah maka perlu dilakukan studi ultrasonik, dan seismik dari ledakan. Itu pun hasil penacarian dan setelah dilakukan pengeboran tidak semuanya berhasil. Menurut studi prosentase keberhasilan dalam pengeboran, tingkat keberhasilan dengan adanya minyak atau tidaknya dalam pengeboran adalah sebesar 30-40%. Misalnya saja mengebor 10 sumur, yang keluar hanya 3 sampai 4 sumur saja. Sehingga tentu saja tidak mudah untuk mendapatkan sumber baru, dari segi teknis.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_09.jpg

Gambar 6. Variabel Biaya Industri Hulu Minyak dan Gas


Permasalahan lainnya adalah tren lokasi yang mulai mengarah di laut dalam. Awalnya penemuan minyak adalah di darat. Dengan cadangan di darat semakin habis, akhirnya tren penemuan cadangan minyak berada di laut dengan kedalaman kurang dari 200 meter. Selanjutnya dilakukan ekspansi di kedalaman antara 300-100 meter. Selanjutnya mulai mengarah di laut dalam, yaitu kedalaman lebih dari 1000 meter. Dengan kedalaman lebih dari 1000 meter diperlukan pengerjaan dengan modal dan resiko yang lebih tinggi.

CADANGAN MINYAK VS KEBUTUHAN


Cadangan minyak Indonesia terhadap dunia bisa kita lihat pada Gambar 4 dengan perkiraan 3.7 Miliar Barrel sedangkan cadangan gas adalah sekitar 103. 3 TCF (trilliun feet kubik). Berdasarkan Kementerian ESDM Direktorat Jendral Minyak dan Gas bumi, produksi Indonesia dapat dilihat di Gambar 7 berikut.

gerbang_313_3.jpg

Gambar 7. Produksi Minyak Bumi dan kondensat (2010-2014)


Pada periode tahun 2010 hingga 2014 terjadi penurunan produksi dengan rata-rata 10 persen per tahun. Di tahun 2014 produksi minyak total adalah sebesar 700 ribu barel per hari. Jika kita kalkulasikan secara sederhana bahwa dengan cadangan minyak sebesar 3.7 milliar barrel dibagi oleh total produksi tiap harinya adalah sebesar 700 rb barel per hari. Maka kita akan mendapatkan bahwa cadangan minyak kita akan habis pada sekitar 14 tahun lagi. Kebutuhan domestik untuk pasokan energi terus meningkat sejalan dengan perkembangan penduduk dan kebutuhan akan industri. Sehingga di Indonesia sangat tergantung dengan komoditi ini. Saat ini Migas tidak hanya sebagai bahan baku industri, akan tetapi menjadi multiplier efek seperti ketersediaan lapangan pekerjaan, stabilitas nasional politik.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_16.jpg

Gambar 8.Profil Produksi Migas Indonesia


Kondisi fakta di lapangan bahwa sumur-sumur di Indonesia kebanyakan adalah dari jaman Belanda. Pengoperasian pertama di Indonesia yang tercatat adalah tahun 1966. Pernah memasuki masa keemasan di tahun 1977 dengan produksi di atas 1, 6 juta Barel per hari. Kestabilan produksi migas hingga sampai tahun 1995. Setelah itu hingga sekarang masuk tahap penurunan (decline 10%-12%/tahun). Sejalan dengan kebutuhan dalam negeri meningkat, sehingga keperluan pasokan energi selain minyak, yaitu gas penting untuk dilakukan. Indonesia memiliki cadangan gas sebesar 103.3 TCF (Trilliun Cubic Feet) hingga kini tren produksi gas masih terus meningkat. Pengalihan produksi gas yang awalnya untuk kebutuhan ekspor, mulai digeser untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Pemenuhan kebutuhan dalam negeri ditingkatkan menurut data rata-rata 9% sejak tahun 2003 sampai 2013. Setelah tahun 2013 volume gas untuk memenuhi kebutuhan domestik lebih besar daripada ekspor.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_15.jpg

Gambar 9.Peningkatan Pasokan Gas Untuk Memenuhi Kebutuhan Domestik

MIGAS SEBAGAI MULTIPLIER EFFECT


Komoditi Migas telah berpengaruh terhadap perekonomian suatu Negara. Migas tidak hanya sebagai bahan baku industri. Akan tetapi telah berpengaruh perekonomian suatu Negara. Negara sejahtera adalah Negara yang memiliki cadangan minyak yang besar. Sehingga sektor ekonomi meningkat berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyatnya. Organisasi dunia untuk minyak dan gas OPEC dibentuk untuk menstabilkan dan menstandarkan harga minyak. Sehingga ketika harga minyak dunia tidak stabil dan turun akan berakibat perekonomian dunia. Termasuk Indonesia.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_29.jpg

Gambar 10.Multiplier Effect Industri Migas


Perubahan paradigma dalam memahami kebutuhan energy, yang saat ini masih dipasok oleh energi fosil. Walaupun ada beberapa yang dipasok oleh energi alternatif lainnya, dengan jumlah yang tidak signifikan. Migas sebagai salah satu lokomotif penggerak ekonomi nasional saat ini menciptakan sebuah pemahanam baru, yaitu kesejahteraan, lapangan pekerjaan, perekonomian. Walaupun pemahaman ini rentan terhadap kestabilan harga dunia. Tingkat inflasi dan perubahan harga minyak menyebabkan indeks biaya sektor hulu migas meningkat di semua wilayah dunia. Berdasarkan sumber WTRG Economics, Baker Hughes, Sierra 2013. Peningkatan biaya di sektor migas terjadi pula di Indonesia. Grafik didapatkan pada tahun 2008 pernah terjadi nilai tertinggi dalam kurun waktu tahun 2000 hingga tahun 2012 seharga 132 USD per barel.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_17.jpg

Gambar 11.Indeks Biaya di Sektor Hulu Migas

TANTANGAN ENERGY DUNIA DAN INDONESIA


Tantangan untuk Dunia dan indonesia salah satunya adalah faktor cadangan minyak. Saat ini kondisi lapangan hulu migas pada fase penurunan produksi (decline stage). Kebutuhan eksplorasi cadangan-cadangan baru mutlak diperlukan. Tren saat ini seperti dijelaskan sebelumnya adalah mengarah ke Deep water dan proyek-proyek migas akan mengarah ke timur Indonesia. Selain itu penemuan-penemuan baru nanti akan lebih didominasi oleh gas. Alternatif lain untuk menutupi kebutuhan energi telah dilakukan studi dan pengembanganya. Salah satunya adalah Coal Bed Methane akan tetapi belum signifikan.

Materi Presentasi - SKK Migas_Page_19.jpg

Gambar 12.Kondisi Terkini Lapangan Hulu Migas


Sebenarnya pada saat penurunan cadangan minyak tidak serta merta hilang cadangan minyak tersebut akan tetapi perubahan jumlah kandungan minyak terhadap pengotornya, yaitu air, pada tahap build up kandungan air maksimum 30% sehingga biaya untuk recovery produksi rendah, sebaliknya pada tahap decline kandungan air pada minyak mencapai 90% mengakibatkan tingginya biaya recovery.

.Materi Presentasi - SKK Migas_Page_20.jpg

Gambar 13.Perbandingan Minyak dan Pengotor (air) dalam Prosentase


Faktor lainnya adalah tidak berimbangnya jumlah produksi berbanding terbalik dengan konsumsi. Dengan produksi yang hanya berkisar 700 rIbU barrel per hari, dan konsumsi sekitar 1.6 juta barel per hari (sumber Gde Pradnyana, 2014). konsumsi Indonesia meningkat tiap tahunnya sebesar 8%. Sedangkan produksi tiap tahunnya turun sekitar 15-20%. Bagaimana kekurangan pasokan sekitar 900 ribu barel tiap hari? Maka jalan pintasnya adalah impor. Untuk menghindarinya maka perlu cadangan-cadangan minyak baru serta alternatif pasokan energi lainnya seperti gas, CBM (Coal Bed Methane), Panas Bumi, Gelombang laut, dan energi alternatif lainnya.


Gambar 14.Produksi VS Konsumsi


Faktor terakhir sebagai Tantangan Indonesia adalah program pemerintah untuk subsidi energi. Tercatat berdasarkan sumber Ditjen Anggaran Kemenkeu bahwa penerimaan negara dari sektor hulu migas tersebut dari sisi neraca APBN tergerus oleh belanja subsidi energi. Semenjak tahun 2012 belanja subsidi energi (BBM+listrik) lebih besar dari pendapatan hulu migas.


Gambar 15.Subsidi Energy


Permasalahan subsidi semenjak dulu telah menjadi sorotan. Dengan tujuan utama pengelolaan migas adalah pemanfaatan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Maka menjadi tantangan jika hasil dari migas tergerus oleh adanya subsidi tersebut. subsidi yang tepat sasaran adalah solusi tepat. Peran pemerintah sebagai pengatur kebijakan dan payung hukum perlu untuk ditingkatkan karena pelaksanaan subsidi yang tepat sasaran cukup sulit dilakukan di lapangan. Ini dibuktikan dengan masih banyak adanya pelanggaran yang dilakukan sehingga subsidi yang seharusnya untuk masyarakat yang membutuhkan menjadi tidak berlaku. Selain itu perlu adanya edukasi bagi masyarakat bahwa sebenarnya Indonesia tidak boleh terlalu bergantung pada satu sumber energi fosil minyak dan gas). Karena suatu saat akan terus mengalami penurunan produksi. Sehingga perlunya sebuah inovasi teknologi dari anak bangsa untuk membuat energi baru yang juga dapat diterapkan secara nasional untuk pemanfaatan sebesarnya bagi kemakmuran rakyat.


Siapkah Anak Bangsa Sebagai Pelopor Energi Terbarukan?

SUMBER:http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2015/02/27/lebih-dekat-dengan-industri-hulu-migas-704018.html
Share:

10 Negara Penghasil Minyak Terbesar di Dunia

10 Negara Penghasil Minyak Terbesar di Dunia – Minyak Bumi merupakan sumber daya alam yang sangat penting bagi kehidupan manusia modern saat ini.  Bahan Bakar untuk kendaraan bermotor (BBM) seperti Premium, Pertamax, Solar merupakan hasil olahan dari Minyak Bumi. Minyak Bumi yang diambil dari pertambangan Sumur Minyak sebelum diolah menjadi minyak yang kita kenal sekarang ini adalah berbentuk cairan kental dan berwarna coklat gelap atau berwarna kehijauan.  Minyak Bumi tersebut perlu diolah atau diproses lagi di perkilangan minyak sehingga menghasilkan berbagai jenis bahan bakar minyak seperti bensin, solar dan minyak tanah. Produk-produk lain yang juga merupakan hasil dari olahan Minyak Bumi adalah Aspal yang digunakan untuk Jalan Raya dan juga produk-produk plastik.
Meskipun telah banyak ilmuwan-ilmuwan yang mengembangkan berbagai alternatif pengganti, Minyak Bumi masih merupakan komoditas terpenting di dunia ini.
Berdasarkan Investopedia, Negara penghasil minyak terbesar di Dunia adalah Amerika Serikat dengan hasil produksinya sebesar 12,31 juta barrel per hari. Meskipun penghasil minyak Terbesar di Dunia, Amerika Serikat bukanlah anggota OPEC, karena hasil Minyak Bumi tersebut banyak dikonsumsi di dalam negaranya sendiri. Urutan kedua ditempati oleh Arab Saudi yang merupakan anggota OPEC dengan jumlah produksi 11,59 juta barrel per hari. Sedangkan Rusia menempati urutan ketiga dengan jumlah produksi minyak bumi sebesar 10,53 barrel per hari.

Daftar 10 Negara Penghasil Minyak Terbesar di Dunia

Berikut ini adalah Daftar 10 Negara Penghasil Minyak Terbesar di Dunia beserta jumlah produksi dalam barrel per hari atau disingkat dengan bbl/d (barrel per day).

1. Amerika Serikat

Produksi : 12,31 juta barel per hari
Benua : Amerika Utara
Keterangan : Bukan Anggota OPEC

2. Arab Saudi

Produksi : 11,59 juta barel per hari
Benua : Asia (Timur Tengah)
Keterangan : Anggota OPEC

3. Rusia

Produksi : 10,53 juta barel per hari
Benua : Asia dan Eropa
Keterangan : Bukan Anggota OPEC

4. China

Produksi : 4,46 juta barel per hari
Benua : Asia
Keterangan : Bukan Anggota OPEC

5. Kanada

Produksi : 4,07 juta barel per hari
Benua : Amerika Utara
Keterangan : Bukan Anggota OPEC

6. Uni Emirat Arab

Produksi : 3,23 juta barel per hari
Benua : Asia (Timur Tengah)
Keterangan : Anggota OPEC

7. Iran

Produksi : 3,19 juta barel per hari
Benua : Asia (Timur Tengah)
Keterangan : Anggota OPEC

8. Irak

Produksi : 3,06 juta barel per hari
Benua : Asia (Timur Tengah)
Keterangan : Anggota OPEC

9. Meksiko

Produksi : 2,91 juta barel per hari
Benua : Amerika Utara
Keterangan : Bukan Anggota OPEC

10. Kuwait

Produksi : 2,81 juta barel per hari
Benua : Asia (Timur Tengah)
Keterangan : Anggota OPEC

Sumber : Investopedia.com
Catatan : Jumlah Hasil Produksi diatas merupakan rata-rata barel per hari pada tahun 2013
Share:

High Speed Diesel

HSD adalah salah satu hasil dari crude oil melalui proses atmospheric distillation. HSD yang dihasilkan TWU mempunyai angka Cetana yang tinggi, sehingga mendukung kualitas pembakaran yang lebih baik pada mesin.

Selain itu dengan kadar air dan sulfur yang rendah, HSD TWU bisa mengurangi atau mencegah timbulnya korosi dan pembentukan endapan pada ruang bakar mesin.

Penggunaan HSD :

  1. HSD digunakan pada mesin-mesin electrical dan mechanical power generation.
  2. Bahan bakar pada semua jenis mesin diesel dengan putaran tinggi (di atas 1.000 RPM).
  3. HSD bisa digunakan juga untuk pembakaran langsung seperti furnace burner, driers dan boiler, untuk hasil pembakaran yang lebih bersih.

Spesifikasi dan Metoda High Speed Diesel (HSD)

No. Parameter Unit Value Minyak
Solar *)
Metoda
Min Max
1. Density @ 15°C  Kg/m³  850.3 815  870 ASTM D 1298
2. SG 60/60 °F   0.8507 - ASTM D 1298 
3. Flash Point  °C  62  55 - AST D 93
4. Pour Point °C  -9 18 ASTM D 97
5. Cetane Index  °C  52  45 - ASTM D 4737
6. Color ASTM Color Unit  1 3 ASTM D 1500
7. Kin. Visc @40°C mm²/s  3.402  2 5 ASTM D 445
8. Cloud point °C 20   -  - ASTM D 2500
9. Water Content % vol  -  0.05 ASTM D 95
10 Sulphur Content % m/m  0.2377  -  0.35 ASTM D-4294
11. Fe Content mg/kg  0.305  -  - ASTM D-5185-05
12. Na content mg/kg  698  -  - ASTM D-5185-05
13. Ni Content mg/kg  0.785  -  - ASTM D-5185-05
14. V Content mg/kg  0.334  -  - ASTM D-5185-05
15  Si Content mg/kg 6.31   -  - ASTM D-5185-05
 16 Distilation mg/kg  -  -
IBP  °C  175  -  -
10% vol. recov °C  223  -  -
20% vol. recov  °C  250  -  -
30% vol. recov °C  268  -  -
40% vol. recov  °C  282  -  -
50% vol. recov °C  295  -  -
60% vol. recov  °C  309  -  -
70% vol. recov °C  325  -  -
80% vol. recov  °C  344  -  -
90% vol. recov °C  369  -  370
FBP  °C 398   -
*) = SK Dirjen MIGAS No. 3675 K/24/DJM/2006 Tgl 17 Maret 2006


Sumber: http://www.twurefinery.com/page/display/STT120110123001 
Share:

Tentang harga Solar Industri

Apakah anda pernah membeli solarindustri (HSD) jika pernah anda pasti bertanya, kenapa harga suka berubah".
Sebenarnya perubahan harga solar industri hanya terjadi 2x dalam 1 bulan yaitu per 2 minggu pada tanggal 1 S/d 14 dan pada Tanggal 15 S/d 30, Kenapa hal tersebut terjadi karena dengan adanya perubahan harga tersebut kompetisi penjualan minyak di Indonesia akan semakin kompetitif. Untuk naik turunnya harga minyak tergantung pada minyak dunia yang sedang berlaku. Jadi anda sudah tahu jika anda ingin membeli solar anda punya patokan kapan adanya perubahan harga.

Bagaimana Cara Memilih Solar ;
Setelah anda mengetahui brand-brand solar yang ada di indonesia
Sekarang saya akan memberi tahukan macam-macam solar yang ada dan cara memilih solar yang baik.
Tahukah jika anda memilih solar dan mereka menawarkan dengan harga murah, anda perlu mempertanyakan beberapa hal :
1. Apakah itu full document atau tidak?
Kenapa 2 hal itu perlu, Karena jika ada yang menawarkan harga solar tapi tidak full document artinya anda membeli minyak yang tidak legal karena tidak full document sama saja dengan tanpa ppn dan untuk pengiriman minyak biasa lebih resiko dan tidak tapat waktu, maka jika anda ingin membeli solar yang anda beli resmi dan full document sehingga transaksi solar bisa tepat waktu dan lebih aman.
Tentang Brand-Brad Solar di Indonesia
anda pasti tau solar itu apa....?
Tapi apakah anda tau brand apa saja yang menjual solar?
Pasti pikiran anda cuma 1 aja yaitu Pertamina, memang selama ini hanya Pertamina yang memegang peranan penting dalam menjual solar, terutama solar industri, tapi taukah anda sekarang tidak cuma Pertamina saja.
Ini adalah beberapa brand yang bersaing dalam memasarkan solar industri di Indonesia :
-Pertamina -Total
-Petronas -AKR
-shell -Medco
- etc
Sehingga persaingan penjualan solar menjadi sangat aktif, tetapi diantara brand" diatas mempunyai spcsifikasi solar yang berbeda sehingga perlu kita ketahui untuk itu akan di bahas di thrcad saya berikutnya......

Tentang Cara memilih Solar yang Bagus ;
Bagi banyak orang awam, memilih solar bagi mereka hanya melihat
apakah harganya itu murah dan tidak mau repot tanpa mengetahui
apakah solar tersebut baik untuk mesin sobat atau tidak,
tetapi sebenarnya untuk solar yang bagus mempunyain kriteria-kriteria
yang harus kita ketahui:
1. surful'nya tidak lebih 0,3
2. ash content (0,0021%, density 0,84)
Dan pada saat sobat ingin membeli solar yang bagus selalu mengecek,
yaitu :
1. Berapa kandungan cetane/octane (yang baik adalah 48)
2. Berapa kandungan density'nya (yang baik adalah 0,84)
3. Terdapat Contaminat berupa = Surfur, Ash, Carbon dan Metal
Jika hal-hal tersebut ada dan tidak kurang atau lebih terlalu banyak dari
standard solar tersebut maka solar tersebut dikatakan bagus
karena dengan solar yang bagus mesin anda akan menjadi lebih awet
lebih lama dan tidak mudah kotor, pembakaran menjadi sempurna,
produksi anda pun meningkat
maka carilah solar yang berkualitas tidak hanya melihat hanya harga saja
tetapi juga bandingkan kandungan solar tersebut sehingga mesin anda
panjang umur.
Share:

Popular Posts

Recent Posts

Labels

Labels

Support Supply

1. PT. BERDIKARI JAYA BERSAMA
Probolinggo - Jawa Timur

2. PT. MITRA SINAR ENERGI
Surabaya - Jawa Timur

Call: 081347733327